Pengabdian kepada Masyarakat (Pelatihan Lanjutan Kelas BKR)
Kolaborasi Interprofesional untuk Mengatasi Masalah Kesehatan Remaja dan Pencegahan Generasi Stunting di Kelurahan Bareng Kota Malang

By Admin prodi 21 Okt 2026, 16:11:01 WIB Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Pengabdian kepada Masyarakat (Pelatihan Lanjutan Kelas BKR)

Penulis : Dr. Tri Anjaswarni, S.Kp., M.Kep. dan Andi Setiawan Haryanto

Malang, 17 Oktober 2026 — Program Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan tema “Kolaborasi Interprofesional untuk Mengatasi Masalah Kesehatan Remaja dan Pencegahan Generasi Stunting di Kelurahan Bareng Kota Malang” resmi ditutup pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Bareng Kota Malang, ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam mendukung kesehatan remaja melalui edukasi, pendampingan, dan kolaborasi lintas profesi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran video dokumentasi yang menampilkan berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat meliputi: sosilisasi program dan Focus Group Discussion, pelatihan (pemberian materi, demonstrasi dan re-demonstrasi), serta pendampingan yang telah dilaksanakan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Lurah Kelurahan Bareng bapak Wiwaha Krismahaenda, SE, Kepala Piskesmas Barang ibu drg. Dinna Indarti dan ketua tim pengabdi ibu Dr. Tri Anjaswarni, S.Kp. M.Kep. Hadir dalam kegiatan tersebut dari berbagai unsur dan tokoh masyarakat, tenaga kesehatan dari berbagai profesi, juga semua pengurus BKR khususnya dari RW 08 Kelurahan Breng. .

Dalam sesi pelatihan lanjutan, peserta memperoleh materi mengenai kebutuhan gizi pada remaja dan resep kudapan berbahan pangan lokal yang sehat, bergizi dan aman buat remaja, dilanjutkan dengan demonstrasi. Materi selanjutnya adalah komunikasi efektif ibu dan anak remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu kader BKR meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memberikan edukasi kepada keluarga, khususnya terkait pemenuhan gizi dan komunikasi yang efektif selama masa perkembangan remaja.

Kegiatan juga diisi dengan diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta simulasi penggunaan Aplikasi Pantau Risiko Stunting (APRIS) sebagai  produk luaran hasil penelitian untuk dimanfaatkan oleh BKR dan remaja untuk memantau kesehatan remaja dan risiko  lahirnya generasi stunting. Pada sesi terakhir pemberian penghargaan kepada peserta pelatihan berprestasi, penyerahan produk hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta building commitment untuk memperkuat keberlanjutan program. Produk yang diserahkan meliputi bantuan / hibah alat kesehatan, produk hasil penelitian berupa APRIS dan produk hasil pengabdian berupa media edukasi (Flyer dan leaflet), buku pedoman BKR, dan video kegiatan yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan edukasi dan pendampingan di masyarakat khusnya pada keluarga yang mempunyai anak usia remaja (anggota BKR).

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima hibah alat kesehatan, produk hasil penelitian dan pengabdian masyarat, serta pemberian uang pembinaan. Kegiatan dilanjutkan dengan penutupan resmi oleh Ketua Tim Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Tri Anjaswarni, S.Kp., M.Kep. Walaupun kegiatan telah ditutup, tim pengabdi akan terus melakukan program pendampingan berkelanjutan dalam praktik kolaborasi interprofesiobal kepada BKR untuk melakukan edukasi dan mendampingi keluarga yang mempunyai anak usia remaja. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah seluruh peserta serta panitia.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment