▴cover str kep ners▴ - Pengabmas Wilayah Binaan Tahap 2 di Desa Klepu: Perkuat Kesehatan Remaja dan Kapasitas Kader
- Sosialisasi Instrumen APRIS dan FGD Pengembangan Aplikasi Pantau Risiko Stunting di Kelurahan Bareng
- Satukan Ikhtiar dan Doa, Mahasiswa Profesi Ners Bersiap Menghadapi UKOM
- Pemberdayaan Keluarga dalam Upaya Pencegahan Stunting & Deteksi Dini Diabetes Melitus di Desa Klepu
- OSCE Akhir Program Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Malang Diikuti 124 Mahasiswa
- GELAS SEHAT: Dorong Lansia Kelurahan Losari Cegah Hipertensi dan Stroke
- Selamat dan Sukses! Mahasiswa Profesi Ners Diterima Program Magang Kemnaker di Berbagai Rumah Sakit
- Sosialisasi Program IGI Academy di Kelas Internasional Jurusan Keperawatan Polkesma
- Pelatihan Tahap I Bina Keluarga Remaja (BKR) Perkuat Peran Keluarga dalam Mewujudkan Generasi Sehat
- Mahasiswa Sarjana Terapan Laksanakan Pengabdian Masyarakat melalui Survey Cepat Komunitas
Benchmarking Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Rintisan Kelas Internasional

Keterangan Gambar : Benchmark Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Praktikum Kelas RKI Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan tinggi di bidang kesehatan, mahasiswa dan dosen Kelas RKI (Rintisan Kelas Internasional) Program Studi Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Malang mengikuti kegiatan benchmarking yang dilaksanakan pada 04 hingga 08 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali wawasan dan best practice dalam pengembangan kurikulum, pembelajaran praktikum, dan pelayanan keperawatan holistik.
Selama lima hari, peserta kegiatan melakukan kunjungan ke beberapa institusi ternama di Bali, di antaranya adalah BIMC Hospital Nusa Dua Bali, Nusa Medica Clinic Pecatu Bali, Poltekkes Kemenkes Denpasar, dan Dawan Usadha Bali yang dikenal dengan layanan keperawatan holistiknya.
Kunjungan pertama dilakukan di BIMC Hospital Nusa Dua, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung pelaksanaan praktik medis dan keperawatan yang terintegrasi dengan teknologi mutakhir. Di sana, peserta diajak untuk memahami lebih dalam tentang penerapan standar pelayanan kesehatan internasional, serta cara-cara inovatif yang digunakan dalam mendukung proses pembelajaran praktikum di dunia nyata.
Selanjutnya, peserta juga mengunjungi Nusa Medica Clinic Pecatu, yang menawarkan layanan keperawatan berbasis kebutuhan individu. Di klinik ini, mahasiswa dan dosen mempelajari praktik keperawatan yang berfokus pada pendekatan holistik, yang sangat relevan dengan perkembangan model perawatan pasien di era modern.
Kegiatan benchmarking ini juga mencakup sesi diskusi yang mendalam mengenai pengembangan kurikulum Rintisan Kelas Internasional di Poltekkes Kemenkes Malang. Para peserta mendapat banyak wawasan mengenai penerapan kurikulum yang mendukung pembelajaran praktikum kelas internasional, serta strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan yang holistik.
Kunjungan terakhir dilakukan di Poltekkes Kemenkes Denpasar. Di sini, peserta berdiskusi tentang tantangan dan peluang dalam mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri kesehatan global.
“Melalui kegiatan benchmarking ini, kami berharap dapat mengimplementasikan hasil pembelajaran untuk memperkuat kurikulum dan proses pembelajaran praktikum yang lebih berkualitas di Poltekkes Kemenkes Malang, serta meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memberikan perawatan yang holistik dan berbasis ilmiah,” ujar Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Malang, Joko Wiyono, S.Kp., M.Kep., Sp.Kom.






