▴cover str kep ners▴ - Pengabmas Wilayah Binaan Tahap 2 di Desa Klepu: Perkuat Kesehatan Remaja dan Kapasitas Kader
- Sosialisasi Instrumen APRIS dan FGD Pengembangan Aplikasi Pantau Risiko Stunting di Kelurahan Bareng
- Satukan Ikhtiar dan Doa, Mahasiswa Profesi Ners Bersiap Menghadapi UKOM
- Pemberdayaan Keluarga dalam Upaya Pencegahan Stunting & Deteksi Dini Diabetes Melitus di Desa Klepu
- OSCE Akhir Program Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Malang Diikuti 124 Mahasiswa
- GELAS SEHAT: Dorong Lansia Kelurahan Losari Cegah Hipertensi dan Stroke
- Selamat dan Sukses! Mahasiswa Profesi Ners Diterima Program Magang Kemnaker di Berbagai Rumah Sakit
- Sosialisasi Program IGI Academy di Kelas Internasional Jurusan Keperawatan Polkesma
- Pelatihan Tahap I Bina Keluarga Remaja (BKR) Perkuat Peran Keluarga dalam Mewujudkan Generasi Sehat
- Mahasiswa Sarjana Terapan Laksanakan Pengabdian Masyarakat melalui Survey Cepat Komunitas
Kunjungan WHO ke Laboratorium Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners

Malang, 12 Desember 2025 - Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Malang menerima kunjungan dari World Health Organization (WHO) dalam rangka rangkaian kegiatan State of the World’s Nursing (SoWN) Report 2025 and the Nursing Clinical Instructor (NCI) Launch. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya WHO dalam melihat secara langsung kesiapan institusi pendidikan keperawatan dalam mendukung penguatan sistem kesehatan dan pengembangan tenaga keperawatan profesional.
Dalam kunjungan tersebut, hadir perwakilan WHO, yaitu Prof. Rodrik Solenga selaku Team Leader for Health System Strengthening World Health Organization Indonesia, Dr. Midori Anami Akimoto dari World Health Organization Western Pacific Regional Office, serta Ibu Zakiyah Eke. Rombongan disambut oleh pimpinan dan sivitas akademika Program Studi, serta diberikan penjelasan mengenai fasilitas pembelajaran dan praktik keperawatan yang dimiliki.
Agenda utama kunjungan adalah peninjauan Laboratorium Keperawatan, khususnya Laboratorium Mini Hospital yang digunakan sebagai sarana pembelajaran dan simulasi praktik klinik mahasiswa. Pada kesempatan tersebut, tim WHO meninjau beberapa laboratorium unggulan, antara lain Laboratorium Perioperatif, Laboratorium Gawat Darurat, Laboratorium Medikal Bedah Laboratorium Intensive Care Unit (ICU), serta Laboratorium Neonatal Intensive Care Unit dan Pediatric Intensive Care Unit (NICU/PICU).
Laboratorium Keperawatan Program Studi telah dilengkapi dengan sarana, prasarana, serta peralatan praktik yang memenuhi standar pembelajaran keperawatan dan didukung oleh teknologi yang baik untuk menunjang proses pendidikan, pelatihan keterampilan klinik, dan simulasi pelayanan keperawatan. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa secara optimal sesuai dengan perkembangan ilmu dan praktik keperawatan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara institusi pendidikan keperawatan dan organisasi kesehatan dunia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keperawatan serta penguatan peran perawat dalam sistem pelayanan kesehatan.
Video Terkait:






