Mahasiswa Kelas International dan Isabela State University pada event 4th Midcassion 2026

By Admin prodi 23 Sep 2026, 09:37:38 WIB Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Mahasiswa Kelas International dan Isabela State University pada event 4th Midcassion 2026

Malang, 21 September 2026 - Dalam rangka meningkatkan budaya akademik dan kemampuan berpikir kritis, Mahasiswa Kelas International Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan dan profesi ners ikut bepartisipasi dalam kegiatan 4th Midcassion 2026 (Midwifery and Nursing Case Discussion 2026) yang diselenggarakan oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Malang bekerja sama dengan Isabela State University, Philipines.

Kegiatan diskusi studi kasus dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) dan bilingual (namun didominasi dengan bahasa Inggris) dengan suasana yang antusias dan interaktif, serta dihadiri secara luring oleh mahasiswa Kelas International Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, dan secara daring oleh mahasiswa Isabela State University.

Rangkaian acara 4th Midcassion 2026 diawali dengan menyanyikan lagu Nasional masing-masing negara, dilanjutkan dengan Laporan Komite Panitia kegiatan Midcassion 2026 dan dibuka oleh ibu Direktur Poltekkes kemenkes malang, Dr. Siti Nur Kholifah, SKM., M.Kep., Sp.Kom.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Malang menegaskan bahwa “behind every emergency there is a mother, a baby, and family waiting for good news”, yang menggambarkan bahwa di balik setiap kondisi kegawatdaruratan obstetri terdapat kehidupan ibu, bayi, serta harapan keluarga yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Bidan dan perawat memiliki posisi yang sangat penting karena sering menjadi tenaga kesehatan pertama yang mengenali tanda-tanda kegawatdaruratan sekaligus memberikan respons awal terhadap kondisi pasien. Sejalan dengan komitmen global untuk menurunkan angka kematian maternal menjadi kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030, peningkatan kompetensi bidan dan perawat dalam menghadapi kegawatdaruratan obstetri bukan hanya menjadi kebutuhan profesional, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab global profesi keperawatan dan kebidanan. Oleh karena itu, tema “Management in Obstetric Emergency for Midwives and Nurses” menjadi sangat relevan untuk diangkat dalam Diskusi Studi Kasus Midcassion 2026, sebagai ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan klinis, kolaborasi, dan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas bagi ibu dan bayi.

 

Diskusi studi kasus dilaksanakan secara panel yang terdiri dari 3 tim, dengan masing-masing tim terdiri dari 4 mahasiswa.

Tim 1 : Mahasiswa Jurusan Kebidanan Poltekkes Malang.

Tim 2 : Mahasiswa Jurusan Kebidanan Isabela State University.

Tim 3 : Mahasiswa Kelas International Jurusan Keperawatan Poltekkes Malang.

Setelah presentasi kasus dari masing-masing, diskusi dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab kemudian feedback (reinforcement session) dari Dosen pendamping di masing-masing tim. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama.

Kegiatan diskusi studi kasus tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Poltekkes Kemenkes Malang dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa. Pengalaman belajar seperti ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa kelas internasional untuk menghadapi tantangan akademik maupun profesional di lingkungan yang semakin global.




Video Terkait:

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment